THE NEW EAGLE AIR (Marinduque)
Commercial IR Multi Engine 200 hours
Commercial IR Multi Engine 160 hours
Commercial IR Single Engine 200 hours
Commercial IR Single Engine 150 hours
Indo License Conversion 2 months
JoyStick
31 May 2014
Administrator

Pengertian dan Asal - Usul JoyStick

Tuas kontrol atau tongkat ria atau Tuas Kendali (bahasa Inggris: joystick) adalah alat masukan komputer yang berwujud tuas yang dapat bergerak ke segala arah. Alat ini dapat mentransmisikan arah sebesar dua atau tiga dimensi ke komputer. Alat ini umumnya digunakan sebagai pelengkap untuk memainkan permainan video yang dilengkapi lebih dari satu tombol.

Tuas kendali telah menjadi alat kontrol utama pada kokpit pesawat terbang, termasuk pesawat jet dan pesawat militer, baik sebagai tuas utama ataupun tuas di sisi-sisinya. Tuas kendali juga digunakan untuk mengontrol mesin seperti mesin derek, truk, kursi roda, kamera pengawas dan mesin pemotong rumput. Miniatur dari tuas kendali finger-operated telah diadopsi sebagai alat input untuk peralatan elektronik kecil seperti telepon seluler (ponsel).

Nama "joystick" atau “tuas kendali” diperkirakan berasal pilot Perancis di awal abad ke-20, Robert Esnault-Pelterie. Nama ini juga diakui oleh beberapa pilot lain seperti Robert Loraine, Henry James Joyce dan George AE. Loraine memasukkan nama “joystick” dalam buku hariannya pada tahun 1909 ketika ia pergi ke Pau untuk belajar terbang di sekolah Blériot's. Sementara George AE adalah seorang penerbang perintis yang bersama temannya Jobling membangun dan menerbangkan pesawat di Newcastle, Inggris pada tahun 1910. Dia diduga telah menemukan "George Stick" yang lebih dikenal sebagai joystick atau tuas kendali. Tuas kendali listrik pertama dengan dua sumbu diciptakan sekitar tahun 1944 di Jerman. Perangkat ini dikembangkan untuk mengincar target luncur bom Henschel Hs 293 pada sasaran kapal. Di sini, tuas kendali digunakan oleh operator untuk mengarahkan misil menuju target. Tuas kendali ini telah mempunyai tombol on dan off daripada sensor analog. Sinyal itu ditransmisikan dari tuas kendali ke rudal melalui radio.

Penemuan ini telah dijemput oleh seseorang dalam tim ilmuwan yang berkumpul di Heeresversuchsanstalt di Peenemünde. Berikut bagian dari tim pada program roket Jerman yang mengembangkan rudal Wasserfall, varian dari roket V-2, rudal “darat ke udara” yang pertama. Peralatan kemudi Wasserfall mengkonversi sinyal listrik untuk sinyal radio dan kemudian mentransmisikannya untuk rudal.

Pada tahun 1960 penggunaan tuas kendali menjadi tersebar luas di pesawat radio kontrol model sistem seperti Kwik Fly yang diproduksi oleh Phill Kraft (1964). Sistem Kraft akhirnya menjadi pemasok OEM penting tuas kendali untuk industri komputer dan pengguna lain. Penggunaan pertama tuas kendali di luar industri pesawat terbang, yaitu pada bagian radio kontrol antara lain untuk mengendalikan kursi roda bermesin, seperti Permobil (1963).

Selama periode waktu ini NASA menggunakan tuas kendali sebagai bagian dari perangkat kontrol misi Apollo. Sebagai contoh, ujicoba pendaratan di bulan dikendalikan dengan tuas kendali. Dalam banyak pesawat modern, misalnya semua pesawat Airbus yang dikembangkan dari tahun 1980-an, tuas kendali telah menerima fungsi baru sebagai kontrol penerbangan dalam bentuk "sidestick" – pengontrol yang mirip dengan tuas kendali permainan, tapi yang digunakan untuk kontrol penerbangan, menggantikan yoke tradisional. Sidestick akan menyimpan berat badan, meningkatkan gerakan dan visibilitas di kokpit dan mungkin lebih aman ketika terjadi kecelakaan daripada menggunakan "yoke kontrol" tradisional.

Salam Eagle Air

 

 

 

 

 

Ubah Bahasa
Facebook Pages


Youtube Channel





Member of Vince Group
ALAMAT UNIVERSITY GATEWAY (UNIGATE)
Jl. Pluit Raya No. 132 X-Y
Jakarta Utara 14440
TELEPON Office(Hunting) : +6221 66674784
Fax : +6221 6618813
Office HP : 081284659475 / 081281181151
JEJARING SOSIAL Facebook Twitter